Ditopong Sentimen

Nilai ganti rupiah menurun pada awal perdagangan minggu ini. Tetapi kekuatan pengokohan masih terbuka lebar.

Tetapi mendekati siang, rupiah menurun ke 14.095 per dolar AS.

Dari pagi sampai siang ini hari, rupiah bergerak di range 14.070 per dolar AS sampai 14.090 per dolar AS. Bila dihitung dari awalnya tahun, rupiah menurun 1,65 %.

Berdasar Kurs Rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dibanderol di angka 14.128 per dolar AS, menurun bila dibanding dengan dasar satu hari awalnya yang berada di angka 14.145 per dolar AS.

Nilai ganti rupiah di awal minggu berkesempatan kuat disokong sentimen vaksin COVID-19.

Ariston menjelaskan, index dolar cetak tingkat paling rendah baru pada 2020 pagi hari ini di range 91,67.

“Ini menggerakkan sentimen positif di pasar keuangan dan memacu pengokohan nilai ganti pada dolar AS, terhitung nilai ganti emerging pasar,” tutur Ariston.

Ariston memprediksi ini hari rupiah dapat bergerak kuat di range Rp14.000 per dolar AS sampai Rp14.150 per dolar AS.

Pada Jumat (27/11) lalu, rupiah ditutup kuat 10 point atau 0,07 % ke status Rp14.090 per dolar AS dibanding hari kemarin Rp14.100 per dolar AS.

Ekonom sekalian Direktur Penelitian CORE Indonesia, Piter Abdullah, meramalkan nilai ganti rupiah pada dolar Amerika Serikat (USD) akan condong kuat di tahun 2021. Bahkan juga, Rupiah dipercaya sanggup kembali lagi dekati nilai esensialnya dikisaran Rp13.250 -Rp13.750 per USD.

“Kita prediksikan pada 2021 Rupiah akan punyai kekuatan untuk lebih kuat.Dan diprediksikan trend positif ini selalu berjalan sampai tahun akhir.

“Kita yakin neraca perdagangan yang telah surplus ini selalu meneruskan performa bagusnya sampai tahun akhir. Hingga menggerakkan Rupiah untuk kuat,” tuturnya.

Updated: January 12, 2021 — 4:09 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *