Ekspor Benih Lobster

Direktur Eksekutif Pusat Analisis Maritim untuk Kemanusiaan Abdul Halim merekomendasikan Menteri Koordinator Sektor Kemaritiman dan Investasi, sekalian Menteri KKP Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan untuk hentikan peraturan export benih lobster atau benur yang diputuskan Edhy Prabowo.

“Harga tidak Pasti, Usaha Ilegal Benur Lobster di Pesisir Barat Lampung Merugikan Nelayan,” catat Susi Pudjiastuti sambil mencuplik salah satunya artikel punya medium lokal.Susi sendiri sudah lama marah dengan dibukanya ijin export benur yang awalnya sempat tidak boleh. Kementerian KKP di periode pemerintah Edhy Prabowo lalu kembali membuka ijin itu, salah satunya faktanya untuk memperlancar penghasilan nelayan.

Menurutnya, larangan export benih lobster benar-benar tidak menurunkan penghasilan beberapa nelayan. Karena, nelayan masih mempunyai peluang ambil induk lobster dewasa yang harga bahkan juga dapat semakin tinggi dari sebatas jual benur.

“Tangkap lobster itu ya emaknya, jangan bibitnya,” keras Susi beberapa lalu.

“Peraturan berkenaan lobster ini masih dipelajari. Tempo hari pesan Pak Menko, jika memanglah bagus tetap jalan, jangan takut jika benar-benar betul,” kata Jodi dalam penjelasannya, Minggu (29/11/2020).Lanjut Jodi, yang paling penting dari implikasi peraturan ini adalah, seluruh tingkatan dan proses dituruti. Misalkan, bila ada persyaratan harus budidaya, karenanya tidak jadi masalah.

“Sepanjang eksekusinya tidak ada permainan korupsi atau kolusi, ya. Tetapi satu kali lagi, kita nantikan saja hasil penilaian,” tutur Jodi, tirukan pengakuan Menko Luhut.

Bila sesudah dipelajari hasilnya dipandang baik, Menko Luhut meminta supaya peraturan ini diteruskan sebab berguna untuk warga.

Updated: January 12, 2021 — 4:08 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *