Iuran Kas Sekolah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengibaratkan mengurus keuangan negara sama seperti seperti mengurus uang pungutan kas di kelas. Karena, uang yang dihimpun itu sama akan digunakan untuk kepentingan bersama.

“Namanya uang kemungkinan sama. Uang di dalam rumah, uang belanja kalian atau uang di sekolah kalian di kelas. Selaku bendahara kelas mempunyai apa kumpulkan pungutan dari rekan-rekan dan kita untuk jadikan satu uang bersama,” katanya dalam Kemenkeu Mengajarkan 5, secara virtual di Jakarta, Senin (31/11).

Namun langkah penghimpunannya berlainan. Karena, uang negara dihimpun lewat pembayaran pajak dari beberapa harus pajak di Indonesia. Disamping itu, uang negara bisa juga mengambil sumber dari segi bea masuk dan akseptasi cukai.

Ia menambah, uang negara bisa juga dibuat dari kekayaan alam Indonesia. Menurut dia Indonesia ialah negara yang kaya sebab mempunyai bermacam jenis pertambangan. Dimulai dari batubara, minyak, emas, sampai yang lain.

“Itu setiap saat ia tambang, ia mempunyai keharusan untuk bayar untuk hasil ke pemerintahan baik royalti atau pajak. Uang berikut yang selanjutnya dihimpun jadi penghasilan negara yang selanjutnya digunakan untuk mendanai semua aktivitas kita bernegara,” terang ia.

Dari hasil penghasilan itu selanjutnya digunakan untuk aktivitas berbelanja. Ada beberapa macam berbelanja dikerjakan pemerintahan pusat. Dimulai dari berbelanja karyawan, berbelanja barang, berbelanja modal, dan berbelanja sosial.

Ia memberikan contoh, berbelanja karyawan sendiri dipakai untuk pembayaran upah Karyawan Negeri Sipil (PNS), Polisi, TNI, dan guru-guru yang ada di sekolah negeri.

Selanjutnya berbelanja barang bisa berbentuk pembelian barang atau layanan. Misalkan untuk keperluan di lingkungan sekolah dapat berbentuk berbentuk buku dan beberapa alat untuk aktivitas melakukan eksperimen yang lain.

Seterusnya untuk berbelanja modal ini jadi yang paling akrab. Sebab ini tersangkut dengan pembiayaan infrastruktur seperti jalan tol, internet dan sebagainya.

Updated: January 12, 2021 — 4:08 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *