Pakai Kostum Semi-Telanjang di Piramida Mesir

Polisi di Mesir meredam seorang photografer sebab dipandang tidak menghargai ketentuan di tempat. Karenanya dia memfoto seorang mode memakai baju kuno di Piramida Djoser di luar Kairo, begitu menurut verifikasi satu sumber keamanan.Tapi sumber informasi menjelaskan polisi meredam photografernya pada Senin 30 November.

Di akhir minggu kemarin, Shimi yang memiliki beberapa ribu penganut di Instagram, mempublikasikan beberapa foto dianya dari pengambilan foto itu. Dia nampak memakai gaun Mesir kuno di kaki Piramida Djoser yang berumur 4.700 tahun.

Rumor menebar secara cepat berkenaan penahanan Shimi karena kenakan pakaian yang dipandang tidak menghargai peninggalan kuno Mesir. Disamping itu karena menyalahi ketentuan yang diputuskan oleh Kementerian Barang Unik atas pengambilan foto itu.

Saqqara adalah makam yang aktif lebih dari 3.000 tahun yang diputuskan selaku Situs Peninggalan Dunia UNESCO. Pemakai sosial media yang menyaksikan beberapa foto hasil upload itu mengatakan tidak percaya dan amarahnya.

“Apakah benar ada pembatasan berkenaan ambil photo di zone arkeologi, bahkan juga photo yang tidak pantas tetapi seutuhnya normal?” kata salah satunya pemakai yang menanyakan.

Polisi lalu menyelidik kejadian itu, cari dan mengenali pegawai yang bertanggungjawab meluluskan mode dan photografer itu ke dalam tempat arkeologi, menurut The Egypt Independent.

Di hari Senin, beberapa foto itu mendadak lenyap dari Instagram Shimi.

Dalam beberapa bulan akhir, pengadilan Mesir sudah jatuhkan hukuman penjara pada beberapa puluh influencer sosial media sebab bagikan content yang dipandang menyentuh.

Pada Desember 2018, gambar pasangan telanjang yang berangkulan di Great Pyramid of Cheops memacu amarah medium. Faksi berkuasa lalu tangkap pemilik unta dan pemandunya sebab sudah menolong pasangan itu memperoleh akses ke tempat itu.

Beberapa arkeolog di Mesir mendapati 59 peti mati kayu yang diawetkan secara baik dan tertutup. Peti mati ini berisi mumi yang terpendam lebih dari 2.500 tahun lalu.

Updated: January 16, 2021 — 5:28 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *