Pertama di Dunia Jual Daging Ayam

Singapura sudah memberi lampu hijau ke perusahaan Amerika Serikat, Eat Just, untuk jual daging ayam yang dibudidayakan di laboratorium.

Keinginan pada pilihan daging dijumpai alami kelonjakan. Hal tersebut karena kecemasan mengenai kesehatan, kelangsungan hidup hewan, dan lingkungan.

Dan saya akan memikirkan jika mereka akan coba memakainya selaku bahan untuk membuat rangka mereka sendiri,” sambungnya.

Eat Just, yang dibangun di tahun 2011, jadikan perusahaan Hong Kong, Li Ka-shing dan investor Singapura Temasek selaku pendukungnya. Usaha itu sudah kumpulkan lebih dari US$300 juta semenjak awalnya, menurut Tetrick, dan sudah capai seputar US$ 1,2 miliar.

Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko gagas warga piara ayam untuk hindari stunting atau tengkes. Singapura sudah memberi lampu hijau ke perusahaan Amerika Serikat, Eat Just, untuk jual daging ayam yang dibudidayakan di laboratorium.

Keinginan pada pilihan daging dijumpai alami kelonjakan. Hal tersebut karena kecemasan mengenai kesehatan, kelangsungan hidup hewan, dan lingkungan.

Dan saya akan memikirkan jika mereka akan coba memakainya selaku bahan untuk membuat rangka mereka sendiri,” sambungnya.

Eat Just, yang dibangun di tahun 2011, jadikan perusahaan Hong Kong, Li Ka-shing dan investor Singapura Temasek selaku pendukungnya. Usaha itu sudah kumpulkan lebih dari US$300 juta semenjak awalnya, menurut Tetrick, dan sudah capai seputar US$ 1,2 miliar.

Secara global, lebih dari dua lusin perusahaan dijumpai sedang mengetes ikan, daging sapi, dan ayam yang dibudidayakan di laboratorium, mengharap bisa tembus fragmen pasar daging pilihan, yang diprediksi Barclays bisa berharga $ 140 miliar atau nyaris Rp 2 triliun di tahun 2029.

Kepala Staff Kepresidenan Moeldoko gagas warga piara ayam untuk hindari stunting atau tengkes.

Updated: January 16, 2021 — 5:12 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *